Anak Kita Adalah Kunci Kebahagian

Anak Kita Adalah Kunci Kebahagian

Bahagia Bersama Anak– Jangan bunda katakan bahwa kunci kebahagian keluarga adalah harta, itu salah. kunci bahagia yang sebenarnya tidak lain adalah di anugerah dengan lahirnya sang permata yang memang tuhan kehendaki untuk menjadi penghias kehidupan rumah tangga.

Sungguh sangat rugi, ketika kita di berikan kesempatan oleh tuhan untuk merawatnya dengan baik, justru kita mengacukanya. Atau bahkan tidak sedikit banyak bunda di dunia dengan sengaja membuangnya di banyak pelantaran sungai maupun selokan.

Aku tak percaya jika anak-anak yang terlantar atau terbuang dalam kolom jembatan adalah sebagai naluri ibu yang sebenarnya, di buat dengan rasa cinta yang halal atas pernikahan, melainkan karena ketakutan atas permuatannya sendiri yang menyimpang.

Saya mempunyai seorang teman yang melahirkan anak di luar nikah, saya tidak mau menyebutkan namanya demi reputasi dia, tapi ini cukup di jadikan pelajaran buat kita semua. Sebagai seorang ibu ia telah menyadari betapa hatinya sungguh teriris ketika ia bermaksud untuk membuangnya demi menjaga kebaikan keluarga.

“ saya hampir setahun, bahkan sampai sekarang masih tersisah rasa penyesalan dan rasa dosa yang terus saja menghantui saya.” Ungkapnya.
Dia juga mengatakan bahwa perbuatanya itu telah banyak merubah kepribadianya menjadi lebih baik. Sekarang ia sudah menikah dengan jalur hukum yang benar, serta di karuniai seorang anak perempuan dan sekarang ia hidup bahagia. saya “ Bahagia Bersama Anak.”

Bahagia Bersama Anak
Gambar Istimewa

Saya sendiri sebagai ibu rumah tangga yang sekaligus perempuan karir yang berkerja di luar rumah, saya juga mengurus anak,namanya karin. Dia masih sekolah TK.

Apakah bunda tahu, hal yang sangat saya rindukan setiap kali kerja? Tak lain saya ingin cepat menjemput karin di sekolahnya dan mencium keningnya.

Dengan mencium keningnya rasa rindu bisa terbayar. Tak lupa saya mengecek seluru tubuhnya takut terjadi apa-apa yang membuat ia takut bilang sama saya, dan sampainya di rumah saya selalu memberikan vitamin anak (Madu anak), supaya ia tetap tampil sehat.

Dengan kebiasaan seperti itu keluarga saya bisa di bilang “Bahagia Bersama Anak.” hal serupa di rasakan oleh ayahnya mas Kalingga, dia punya caranya sendiri ketika untuk membahagikan anak-anak. Ia selalu membawakan setangkai bunga yang di berikan pada kalis sebagai imbalan disiang hari ia tidak bisa bersamanya.

Kadang aku terharu juga, kebiasaan itu sebenarnya sudah biasa aku rasakan pas waktu dulu masi pacaran, kali ini pemandangan ini aku lihat kembali ketika ayahnya selalu memberikan tanda cinta yang tulus pada anaknya.

Bagiku alasannya sederhana kenapa aku juga bisa terharu dan merasa juga di cintai oleh suamiku, tak lain karena suamiku telah menaklukkanku dengan cara ia sangat peduli sama karin. Artinya cukup mencintai anaknya ibunya akan merasa terhormat dan dihargai sebagai seorang perempuan. Begitula kekuatan seorang anak.

Oleh sebab itu, jangan pernah sekali-kali anak kita tersakit apalagi ia sakit tapi kita tidak mengerti, maka orang pertama yang akan sedih adalah ibunya. Karena anak adalah kunci kebahagian keluarga yang harus selalu di jaga.

Jika saya boleh berpendapat, dengan lahirnya seorang anak di rumah tangga itu sebagai bukti kenapa saya harus di lahirkan sebagai seorang perempuan, tidak lain adalah untuk menjadi orang terbaik di muka bumi ini. Sebagai jalan kebenaran tentunya dan kebaikan.

(Suamiku Hebat Tidak Hanya Pada Istri, tapi Pada Anak-Anaku Juga)

Pecayalah bunda tidak ada seorang ibu yang mengjarkan keburukan, apalagi kejahatn pada anak-anaknya. Maka berungtungla bagi mereka yang selalu menjaga anak-anaknya dengan baik. Mari jangan lupa “ Bahagia Bersama Anak.” supaya kita bahagia selalu.

(Tips Mendidik Anak Tetap Cerdas di Dunia Digital)

Leave a Reply

Close Menu